Di indonesia banyak sekali perusahaan manufaktur, kalau kita berbicara manufaktur pasti identik dengan menghasilkan suatu produk. Dalam pelaksanaan produksi suatu perusahaan maka akan diperlukan suatu manajemen yang berguna bagi  perusahaan untuk menetapkan keputusan dalam usaha untuk mengatur dan mengkoordinasi penggunaan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun persediaan yang dimiliki. Maka dibutuhkan strategi khusus untuk membuatnya berjalan dengan sukses dan pastinya peran manajer operasional disini sangat krusial. Ada beberapa elemen yang menjadi tanggung jawab seorang manajer operasional sebagai berikut :

  • Mengelola dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi perusahaan
  • Memangkas habis biaya-biaya operasi yang sama sekali tidak menguntungkan perusahaan
  • Meneliti teknologi baru dan metode alternatif efisiensi
  • Mengawasi produksi barang
  • Mengawasi persediaan, distribusi barang dan tata letak fasilitas operasional
  • Membuat pengembangan operasi dalam jangka pendek dan jangka panjang
  • Meningkatkan sistem operasional, proses dan kebijakan dalam mendukung visi misi perusahaan
  • Melakukan pertemuan rutin dengan direktur eksekutif secara berkala
  • Memutuskan pencairan cek untuk biaya agen
  • Memutuskan hasil rencana anggaran pengelolaan biaya operasional
  • Mengelola program jaminan kualitas (quality control)

Rincian tugas di atas kalau dipikirkan dan dijalankan memang bukan hal yang sederhana, tapi dengan bantuan ERP indonesia (Insyspro) maka tugas dan tanggung jawab manajer operasional yang berat itu bisa terbantu, bahkan bukan hanya tugas manajer operasional, tapi lingkup yang lebih luas lagi meliputi pemangku kepentingan baik stakeholders maupun shareholders.